img

Deskripsi

Mengisahkan terjadinya Perang Bubat. Prabu Hayam Wuruk akhirnya memilih Dyah Pitaloka, anak dari Raja Sunda Galuh atau Pajajaran, Prabu Linggabuana. Ibu dan bibinya setuju akan pilihannya. Tetapi ternyata pilihan Raja tersebut tidak disetujui oleh patihnya sendiri, Gajah Mada.

Sinopsis

Aku tetap bersikukuh pada permintaanku yang telah kukirim berulang kali. Aku tetap meminta agar Sunda segera menyatakan diri bergabung dengan Majapahit karena masalah yang dihadapi Sunda Galuh sama dengan yang harus dihadapi Majapahit. Sampaikan kepada rajamu, hari inilah saatnya untuk menentukan sikap, akan tetap berdiri sendiri atau tunduk pada kehendak kelompok yang lebih besar. Tidak ada tawar-menawar lagi. Kehadiran temanten dari Sunda Galuh kali ini sekaligus merupakan pernyataan bahwa Sunda Galuh bersedia tunduk menjadi bagian dari Majapahit. Pengulangan ucapan Gajah Mada yang disampaikan Tumenggung Larang Agung itu memaksa udara ikut berhenti bergerak dan menyihir orang-orang Sunda Galuh untuk terjerembab dalam kubangan perasaan sewarna marah! Serentak, para pengiring Maharaja Linggabuana mengambil sikap. Semua menyingsingkan kain wiron dan mengubah letak kujang ke gagang masing-masing, serta melepas tali pengikat pedang untuk memudahkan ketika melolos pedang itu dari sarungnya.

Diskusi



Koleksi

Informasi Koleksi

  • Jumlah Terjual27
  • HargaRp.75.000
  • SKUA04302.164
  • E-ISBN9786023206780
  • PengarangLangit Kresna Hariadi
  • PenerbitTiga Serangkai
  • Jumlah Halaman460 Halaman
Tidak Ada Sample Produk
Harga Nego

Jumlah

Rating Pembaca :